Biarlah Tuhan Yang Membalas..

bismillah..
lalu? biarkan kedzaliman terus terjadi?
biarkan orang lain semakin tersesat?
biarkan orang lain ikutan jadi korban?
membiarkan diri jatuh ke level rendah dengan banyak menyumpahi orang dibalas di dunia atau pun di akhirat?
ya.. begitulah yang biasanya terjadi..
gak ada perubahan apa2 IMO.. sekedar “gua sumpahin anak cucunya bintitan”, atau.. “biarlah nanti dibalas sama yang maha kuasa”, atau.. berhenti hanya sampai “ini pembelajaran buat gua ke depannya” saja..
hm… apakah dengan bilang “mudah2an”, “semoga”, “azab Tuhan menanti” menjadikan kita naik ke derajat lebih tinggi? memberikan kita ketaqwaan berlebih? mengubah keadaan kita dan sekitar ke depannya?


Discuss - No Comments
No comments yet.